https://drive.google.com/file/d/18TEJBtFfabzrr0mS7vmiObNiaEih4Raw/view 

Pola makan tidak sehat- Pembunuh yang nyata 

Oleh: Eka Yunita Herawati

“eat shit, feel shit, look shit – eat good, feel good, look good” – unknown

Stroke, diabetes, kanker, hipertensi dan serangan jantung  merupakan berbagai penyakit berbahaya yang ditimbulkan salah satunya karena gaya hidup dan pola makan yang tidak baik. Semakin berkembangnya zaman semakin banyak variasi makanan yang dijajakan, sayangnya tidak semua makanan yang dijajakan itu sehat dan dapat menghindarkan kita dari berbagai masalah kesehatan. 

Aneka gorengan, makanan siap saji, makanan bersantan dan  tinggi lemak dan gula seringkali kita temui bahkan kita konsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Makanan-makanan yang tidak sehat itu pulalah yang justru menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan dari yang tidak serius hingga yang serius. 

Tak heran apabila banyak dari masyarakat kita yang mederita penyakit-penyakit berbahaya seperti kanker, hipertensi, diabetes, stroke, serangan jantung. Hal tersebut dikarenakan pola hidup dan konsumsi yang tidak baik. 

Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan Tahun 2016 penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia secara berurutan ialah penyakit stroke, disusul oleh penyakit jantung, diabetes, TBC, hipertensi dan paru-paru. Sedangkan penyebab kematian tertinggi pada posisi pertama ditempati oleh penyakit stroke, diabetes dan hipertensi. 

Tak asing bukan? Ya penyakit-penyakit tersebut tak asing bagi kita, mungkin saja keluarga, kolega, teman, bahkan diri sendiri memiliki penyakit maupun resiko dari penyakit yang sudah dipaparkan tadi. Penyakit- penyakit dapat menyerang kapan saja  tak mengenal usia. 

Banyak orang yang ingin memiliki badan yang sehat hingga usia tua tanpa harus mengkhawatirkan penyakit-penyakit berbahaya yang akan menyerang dan memberikan luka pada diri sendiri maupun keluarga dan orang-orang terdekat. 

Fakta yang dipaparkan oleh studi yang dikutip dari AFP, menyatakan bahwasannya satu dari lima kematian secara global dikaitkan dengan pola konsumsi gizi harian yang buruk. Perkaranya diet yang dilakoni tidak mencakup makanan yang bergizi dan sehat seperti mengonsumsi makanana yang mengandung garam, gula dan kandungan lemak yang tinggi dan tidak baik oleh tubuh serta daging. Negara Uzbekistan menjadi negara dengan kasus kematian yang tinggi akibat pola makan ataupun diet yang salah. Sedangkan negara Israel, Perancis, Spanyol, Jepang menjadi empat negara terendah. 

Wajar saja, Israel merupakann negara dengan populasi masyarakat vegetarian terbanyak di dunia, pola makan yang seimbang dan bergizi turut menjadi indikator kesehatan bagi masyarakatnya. Begitupula dengan Jepang yang memiliki angka harapan hidup yang tinggi juga karena pola makan yang mereka konsumsi. 

Tak heran studi menyatakan bahwasannya pola makan ataupun diet yang salah bertanggung jawab lebih akan kematian dibandingkan dengan faktor-faktor lainnya. 

Oleh karena itu banyak peneliti yang menyarankan agar negara memberikan perhatian utama pada permasalahan ini.  Dikarenakan pola makan sangat erat hubungannya dengan kesehatan itu sendiri. Sehingga diharapkan banyak orang yang akan sadar akan pentingnya menjaga pola makan yang sehat selain dapat menurunkan resiko timbulnya penyakit berbahaya juga menjadi salah satu upaya kita dalam menjaga dan menyayangi diri sendiri, orang terdekat maupun orang disekitar kita. 

Meningkatkan konsumsi sayur mayur, kacang-kacangan, buah-buahan serta mengurangi konsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan, pengawet buatan, makanan berlemak, daging dan gula menjadi salah satu cara yang dapat kita lakukan dan mulai dari sekarang. Semua hal tersebut tidaklah sulit, sekarang hanya bagaimana cara kita meyakinkan diri untuk berubah dan melakukan hal yang positif terhadap diri kita sendiri dan orang lain dan tidak ada kata terlambat untuk memulai, selagi ada kemauan dan tekad yang kuat untuk dapat hidup sehat dan lebih baik lagi di masa depan. 

 Sumber : 

CNN Indonesia

Okezone 

Jawapos

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *